Aplikasi ini berawal dari proyek bernama fotoyu-auto-uploader, yang dibuat untuk mengurangi proses upload foto secara manual, terutama saat menangani event dengan jumlah foto yang banyak.
Kenapa FotoSync Dibuat?
Dalam satu event, fotografer bisa menghasilkan ratusan bahkan ribuan foto.
Jika semuanya harus dipilih dan diunggah secara manual, prosesnya tentu memakan waktu.
FotoSync dibuat agar fotografer bisa lebih fokus pada pekerjaan utama: memotret.
Sementara proses upload dapat dibantu oleh sistem.
Cara Kerja FotoSync
Cara kerjanya cukup sederhana.
Fotografer menentukan folder tempat foto masuk. FotoSync kemudian memantau folder tersebut.
Ketika ada foto baru, aplikasi akan mendeteksinya dan memasukkannya ke antrean upload.
Alurnya kira-kira seperti ini:
Kamera → Komputer → FotoSync → Fotoyu
Foto dapat terus masuk dan diunggah tanpa harus memilih file satu per satu.
Bisa Digunakan untuk Berbagai Workflow
FotoSync dibuat agar fleksibel digunakan dalam berbagai kondisi.
Foto dapat berasal dari:
- folder di komputer;
- SD Card;
- kamera melalui USB;
- atau transfer melalui WiFi/FTP.
Hal ini membuat FotoSync cocok digunakan untuk fotografi event, olahraga, marathon, wisuda, konser, dan pekerjaan lain yang menghasilkan banyak foto.
Upload Berjalan Otomatis
FotoSync memiliki sistem antrean upload.
Jika terdapat banyak foto, aplikasi akan mengatur proses upload secara otomatis.
Jika koneksi internet sempat bermasalah, sistem juga dapat mencoba kembali file yang gagal diunggah.
Foto yang sudah berhasil diupload akan dicatat agar tidak mudah terunggah dua kali.
Dibuat untuk Windows dan macOS
FotoSync dikembangkan sebagai aplikasi desktop berbasis Electron sehingga dapat digunakan di:
Windows dan macOS.
Tujuannya adalah membuat workflow yang sederhana:
hubungkan kamera, jalankan FotoSync, lalu mulai memotret.
FotoSync menangani proses upload di belakang layar.
Dari Auto Uploader Menjadi FotoSync
Awalnya proyek ini hanya dibuat sebagai auto uploader untuk Fotoyu.
Namun seiring pengembangan, fiturnya mulai bertambah seperti deteksi foto baru, antrean upload, koneksi kamera, transfer WiFi, hingga sistem live ingest.
Karena itu, proyek yang awalnya bernama fotoyu-auto-uploader kemudian berkembang menjadi FotoSync PRO.
Kesimpulan
FotoSync PRO dibuat untuk menyelesaikan satu masalah sederhana:
membuat proses dari kamera ke Fotoyu menjadi lebih cepat dan praktis.
Fotografer tidak perlu terlalu sibuk mengurus proses upload.
Cukup fokus mengambil foto, sementara FotoSync membantu menangani proses distribusinya.
Camera → FotoSync → Fotoyu.
Sederhana, cepat, dan dibuat untuk workflow fotografer.
